Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Kepulauan Riau (DPW PKB Kepri), Aman, S.Pd, MM ikut ambil bagian dalam Akademi Politik Kebangsaan (Akpolbang) yang digelar oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB.
Kegiatan yang digelar pada Senin, 2 Februari 2026 ini sekaligus menjadi rangkaian agenda pelantikan DPW PKB Kepri periode 2026–2031.
Dalam pelantikan tersebut, Aman kembali ditetapkan sebagai Sekretaris DPW PKB Kepri. Di luar kepengurusan partai, Aman merupakan Anggota DPRD Kepri dari daerah pemilihan Kota Batam.

Akpolbang secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid, dan dilaksanakan oleh Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) DPP PKB. Dalam sambutannya, Jazilul menekankan pentingnya keseriusan seluruh peserta dalam mengikuti rangkaian pendidikan politik tersebut.
“Salam cinta dari Gus Muhaimin kepada seluruh pimpinan wilayah PKB. Beliau mewakilkan kepada saya untuk membuka Akpolbang karena harus menghadiri kegiatan bersama Presiden Prabowo di Sentul. Insyaallah nanti malam beliau akan bergabung,” ujarnya.
Jazilul menegaskan bahwa menjadi pengurus PKB merupakan amanah besar yang menuntut keteladanan dalam kepemimpinan.
“Kita membutuhkan kepemimpinan yang memberi teladan. Dan salah satu pemimpin yang konsisten dan layak diteladani adalah Gus Muhaimin Iskandar,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan pesan utama kepada seluruh pimpinan wilayah PKB agar menanamkan loyalitas dan kecintaan terhadap partai serta bangsa.
“Tugas kita hari ini satu, tanamkan cinta kepada PKB, tanamkan cinta kepada Gus Muhaimin, serta cinta kepada bangsa, agama, dan negara,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPP PKB Bidang Pengelolaan Organisasi, Legislatif, dan Eksekutif, Abdul Halim Iskandar, menjelaskan bahwa pelaksanaan Akpolbang dan pelantikan DPW PKB dilakukan setelah melalui proses panjang dan selektif.
Ia menyebut, seluruh pimpinan DPW PKB terpilih melalui musyawarah wilayah, dilanjutkan dengan uji kelayakan dan kepatutan berlapis.
“Pimpinan DPW PKB lahir dari proses yang panjang dan ketat. Karena itu, kami optimistis PKB akan meraih banyak kursi, dan lebih dari itu, menjadi partai politik yang mampu mengatur negara secara tertib dalam urusan pemerintahan,” ujar Abdul Halim.
Ia menegaskan kembali pesan Ketua Umum PKB bahwa kemenangan elektoral bukan satu-satunya tujuan perjuangan politik.
“Menang bukan satu-satunya tujuan. Bahkan tidak ada gunanya menang jika tidak mampu mengatur negara,” pungkasnya. (*)