Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kota Batam menetapkan tujuh nama calon Ketua DPC periode 2026–2031 mendatang. Nama-nama tersebut merupakan hasil Musyawarah Cabang (Muscab) yang berlangsung di Hotel Aston Nagoya Thamrin, Minggu, 12 April 2026.
Muscab tersebut dihadiri Wakil Ketua Umum DPP PKB Hanif Dhakiri, Ketua DPW PKB Kepri Rocky Marciano Bawole, Ketua DPC PKB Batam Surya Makmur Nasution, serta jajaran pengurus dan kader PKB. Hadir pula Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Ketua DPRD Batam Kamaluddin.

Daftar 7 Nama Calon Ketua PKB Batam
Hasil Muscab menetapkan tujuh calon Ketua Tanfidz DPC PKB Batam, yaitu:
- Aman, S.Pd, MM
- Surya Makmur Nasution
- Misbahul Huda
- Umi Kalsum
- Hendrik
- Yudianto
- Ikhwan Nasai
Dari tujuh nama tersebut, beberapa di antaranya merupakan pengurus teras PKB di daerah, seperti Aman, S.Pd, MM dan Surya Makmur Nasution (SMN).
Baca juga: DPW PKB Kepri Lakukan Penjaringan Calon Ketua di Muscab PKB Batam 2026
Aman saat ini menjabat sebagai Sekretaris DPW PKB Kepri periode kedua sekaligus Anggota DPRD Provinsi Kepri. Ia juga pernah menjabat Wakil Ketua DPC PKB Batam dan Anggota DPRD Batam selama dua periode.
Sementara itu, SMN merupakan Ketua DPC PKB Batam periode 2022–2026 dan juga Anggota DPRD Batam. Ia sebelumnya dikenal sebagai politisi Partai Demokrat dan pernah menjadi Anggota DPRD Kepri.
Sedangkan Misbahul Huda adalah Ketua DPAC PKB Kecamatan Sekupang, Umi Kalsum dan Hendrik merupakan anggota DPRD Batam, Yudianto Bendahara PKB Batam, dan Ikhwan Nasai Sekretaris PKB Batam.
Mekanisme Baru Tanpa Voting
Selain menetapkan calon ketua, Muscab juga merekomendasikan sembilan nama calon Dewan Syuro, di antaranya KH M Nasir, KH M Yamin, dan KH Romli.
Pelaksanaan Muscab kali ini menggunakan mekanisme baru sesuai hasil Muktamar PKB 2024 di Bali, yang mengubah sistem pemilihan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Dalam sistem tersebut, Muscab tidak lagi menggunakan voting, melainkan hanya menetapkan nama calon berdasarkan hasil pemetaan DPW serta usulan dari pengurus tingkat kecamatan (DPAC).
Selanjutnya, seluruh nama calon akan diserahkan ke DPP PKB untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan sebelum ditetapkan satu nama sebagai Ketua DPC PKB Batam definitif.
Hanif Dhakiri menjelaskan bahwa sejak 2015, PKB telah melakukan transformasi sistem pemilihan kepemimpinan internal.
“PKB tidak lagi menggunakan sistem voting suara. Saat ini kita mengedepankan musyawarah mufakat yang diputuskan DPP setelah melalui tahapan penjaringan, pemetaan, hingga uji kompetensi,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi jalannya Muscab yang berlangsung cepat dan kondusif.
“Alhamdulillah, meski agak lama dari biasanya, sidang pleno Muscab dapat kita tuntaskan dalam waktu satu jam tiga puluh menit,” pungkasnya. ***