DPW Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Kepulauan Riau (PKB Kepri) melakukan pemetaan dan penjaringan calon ketua menjelang Muscab PKB Kota Batam. Muscab akan berlangsung di Hotel Aston Nagoya Thamrin, Batam, Minggu (12/4/2026) untuk mencari pemimpin DPC PKB Batam lima tahun ke depan.
Sekretaris DPW PKB Kepri Aman, S.Pd., MM mengatakan pelaksanaan Muscab PKB Batam mengacu pada Surat Edaran DPP PKB Nomor 8821/DPP/02/IV/2026. Surat edaran ini tentang pelaksanaan Muscab PKB kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Riau.
Baca juga: Gus Muhaimin Lantik Pimpinan DPW PKB Kepri, Rocky Ketua dan Aman Sekretaris
Menurut Anggota DPRD Provinsi Kepri ini, pemetaan dan penjaringan dilakukan untuk menemukan sosok pemimpin yang tepat bagi PKB Batam ke depan.
“Pemetaan ini tidak sekadar menjadi ajang mencari sosok ketua baru, tetapi juga bagian dari proses strategis penguatan organisasi dan arah politik partai ke depan,” ujar Aman, Sabtu (11/4/2026).
Aman menjelaskan proses pemetaan calon ketua bertujuan memastikan terpilihnya pemimpin yang memiliki kualitas, loyalitas, serta kemampuan menghadapi tantangan politik ke depan.
Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya regenerasi kepemimpinan di tubuh PKB dengan menjembatani kader senior dan generasi muda, termasuk kalangan milenial dan Gen Z.
Proses seleksi juga berlangsung secara ketat melalui uji kelayakan dan kepatutan (UKK) guna menjaga soliditas organisasi serta menyiapkan kader potensial menghadapi agenda politik mendatang.
Sistem Pemilihan Berubah
Pelaksanaan Muscab PKB tahun 2026 memiliki mekanisme yang berbeda dari sebelumnya.
Perubahan tersebut merupakan hasil keputusan Muktamar PKB di Bali pada 2024 yang memperbarui aturan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) terkait sistem pemilihan Ketua DPW dan DPC.
Dalam mekanisme baru, Muscab hanya memilih calon ketua berdasarkan hasil pemetaan dan usulan calon oleh DPW PKB.
Namun, struktur partai di tingkat kecamatan atau DPAC tetap memiliki ruang untuk mengusulkan nama tambahan jika dianggap perlu.
Hasil Muscab kemudian akan dibawa ke DPP PKB untuk menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan, sebelum akhirnya ditetapkan satu nama sebagai Ketua DPC PKB Batam.
“Hasil pemetaan DPW akan menjadi salah satu pertimbangan bagi DPP PKB dalam mengambil keputusan akhir untuk menetapkan Ketua DPC PKB Batam yang paling layak,” kata Aman.
Panitia Muscab PKB Batam Sudah Terbentuk
Ketua DPC PKB Kota Batam Surya Makmur Nasution mengatakan pihaknya telah menyiapkan tahapan pelaksanaan Muscab sesuai arahan DPP PKB.
DPC PKB Batam juga telah membentuk kepanitiaan untuk menyukseskan kegiatan tersebut.
“DPC PKB Batam telah menetapkan sahabat Yudianto sebagai Ketua Panitia, Samsul Bahri sebagai Sekretaris Panitia, dan Deska Astri Andriani sebagai Bendahara Panitia,” ujarnya.
Ketua Panitia Muscab PKB Batam Yudianto menambahkan bahwa Muscab dirancang untuk melahirkan kepemimpinan yang tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga memiliki kapasitas dan rekam jejak yang baik.
Meski demikian, nilai-nilai demokrasi tetap dijaga dengan memberikan ruang bagi struktur partai di tingkat bawah serta tokoh agama dan kyai untuk mengusulkan calon tambahan.
“Muscab ini tidak hanya berorientasi pada pemilihan kepemimpinan, tetapi juga menentukan arah perjuangan partai ke depan agar tetap selaras dengan kebutuhan masyarakat,” kata Yudianto. ***