Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Aman, S.Pd., MM., bersama Ketua Komisi IV DPRD Kepri, Capt. Luther Jansen, melakukan kunjungan kerja ke SMKN 12 Batam, Selasa (19/5/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan meninjau fasilitas sarana dan prasarana pembelajaran sekaligus menyerap aspirasi terkait kebutuhan pengembangan sekolah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD Kepri terhadap sektor pendidikan, khususnya dalam memastikan tersedianya fasilitas pembelajaran yang memadai bagi siswa sekolah menengah kejuruan.
Turut hadir dalam rombongan Komisi IV DPRD Kepri antara lain Ririn Warsiti, Aziz Martindas, Hanafi Ekra, dan Januar Robert Silalahi. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala SMKN 12 Batam, Slamet Munawar, bersama jajaran guru, Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Kepri Kota Batam Fajar Fauzi, serta Ketua Komite SMKN 12 Batam, Hilmi.

Sebagai alat kelengkapan dewan yang membidangi pendidikan dan kesejahteraan rakyat, Komisi IV DPRD Kepri terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja dan industri.
Peninjauan ke SMKN 12 Batam dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas pembelajaran sekaligus menggali informasi terkait kendala, kebutuhan, dan usulan pengembangan yang diperlukan sekolah.
SMKN 12 Batam merupakan sekolah vokasi yang berlokasi di Perumahan Purimas–Puri Buana Indah 2, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam. Sekolah ini didirikan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 755 Tahun 2025 tentang Pendirian SMKN 12 Batam yang diterbitkan pada 27 Juni 2025.
Sebagai sekolah yang masih relatif baru, SMKN 12 Batam masih membutuhkan penguatan sarana dan prasarana pendidikan guna mendukung proses pembelajaran yang optimal.

Ketersediaan ruang kelas yang representatif, ruang praktik siswa, laboratorium, hingga fasilitas pendukung lainnya menjadi kebutuhan penting untuk menunjang kualitas pendidikan vokasi dan meningkatkan kompetensi lulusan.
Pemerintah pusat melalui Program Revitalisasi Asta Cita serta Pemerintah Provinsi Kepri melalui APBD telah memberikan dukungan berupa pembangunan ruang kelas baru dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya.
Meski demikian, pihak sekolah masih memerlukan perhatian dan fasilitasi lanjutan agar seluruh bantuan yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal sesuai kebutuhan pembelajaran.
Aman menilai kunjungan kerja tersebut berlangsung produktif dan menghasilkan pemahaman bersama mengenai progres revitalisasi sekolah serta kebutuhan fasilitas tambahan yang masih diperlukan.

“Kehadiran langsung Komisi IV DPRD Kepri memungkinkan penyerapan aspirasi secara akurat dan sesuai dengan kebutuhan sekolah. Ini menjadi modal penting untuk tindak lanjut berupa usulan anggaran maupun perbaikan kebijakan,” ujar Aman.
Menurut Aman, masukan yang diperoleh dari pihak sekolah akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan DPRD Kepri dalam pembahasan program pendidikan ke depan.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pihak sekolah dapat terus diperkuat guna mewujudkan fasilitas pendidikan yang memadai serta menghasilkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja.
Melalui penguatan sarana dan prasarana pendidikan vokasi, SMKN 12 Batam diharapkan mampu menjadi salah satu sekolah kejuruan yang mendukung kebutuhan tenaga kerja terampil di Kota Batam dan Kepulauan Riau. (*)
